Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Waka Polres Parepare Tekankan Cara Baru Menegur Pengendara: Edukatif, Humanis, dan Tetap Tegas

21/09/2026 | 10:55 WIB Last Updated 2026-09-21T02:55:23Z



Parepare -- Disiplin pelayanan humanis Polres Parepare kembali ditekankan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat. Penekanan tersebut disampaikan dalam pengarahan pimpinan kepada personel Satuan Lalu Lintas Polres Parepare di halaman Mako Polres Parepare, Senin (21/9/2026).

Pengarahan dipimpin Waka Polres Parepare Kompol Saharuddin, S.H., M.H., M.Si., didampingi AKP Dr. Rusdi Yunus, S.H., M.H.. Dalam kesempatan tersebut, personel lalu lintas diarahkan untuk memperkuat kedisiplinan sekaligus memastikan kesiapan dalam menangani dinamika arus lalu lintas di wilayah Kota Parepare.

Arahan itu tidak hanya menyoroti pelaksanaan tugas di jalan. Kedisiplinan personel juga menjadi perhatian, mulai dari kerapian seragam hingga penampilan anggota saat memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Kerapian dinilai menjadi bagian penting dari profesionalitas personel karena anggota kepolisian merupakan salah satu wajah pelayanan publik yang langsung berhadapan dengan masyarakat.

Pelayanan Lalu Lintas Didorong Lebih Humanis

Selain kedisiplinan, pendekatan humanis menjadi salah satu poin utama dalam pengarahan tersebut. Personel lalu lintas diminta mengedepankan komunikasi yang baik ketika menjalankan tugas, baik saat melakukan pengaturan arus kendaraan maupun ketika melaksanakan patroli.

Pendekatan tersebut terutama diarahkan melalui teguran yang bersifat edukatif, sehingga masyarakat tidak hanya menerima tindakan ketika melakukan pelanggaran, tetapi juga memahami alasan di balik aturan lalu lintas yang harus dipatuhi.

Dengan cara itu, penegakan aturan diharapkan tetap berjalan tanpa mengabaikan sisi komunikasi dan pelayanan kepada pengguna jalan.

“Pelayanan kepada masyarakat harus dilakukan dengan disiplin, humanis, dan tetap mengedepankan edukasi,” menjadi garis besar arahan dalam pelaksanaan tugas personel lalu lintas.

Pendekatan humanis juga menjadi penting karena situasi di jalan raya sering kali menghadapkan petugas pada berbagai karakter masyarakat. Karena itu, kemampuan berkomunikasi secara tepat diperlukan agar setiap persoalan dapat ditangani secara proporsional.

Satlantas Diminta Antisipasi Kemacetan

Selain persoalan disiplin dan pelayanan, kesiapan menghadapi kondisi lalu lintas juga menjadi perhatian. Personel diminta mampu melakukan mitigasi terhadap potensi kemacetan yang muncul di sejumlah ruas jalan di Kota Parepare.

Pengaturan lalu lintas tidak hanya dilakukan ketika kemacetan sudah terjadi. Personel diharapkan dapat membaca situasi sejak awal sehingga kepadatan kendaraan dapat segera diantisipasi.

Kesiapan tersebut menjadi semakin penting ketika terjadi peningkatan volume kendaraan pada waktu-waktu tertentu. Kehadiran personel di lapangan diharapkan mampu membantu menjaga kelancaran arus sekaligus memberikan rasa aman kepada pengguna jalan.

Dalam pelaksanaannya, anggota tidak hanya bertugas mengatur kendaraan. Mereka juga perlu memperhatikan kondisi lingkungan sekitar, potensi hambatan perjalanan, serta perilaku pengguna jalan yang dapat memengaruhi kelancaran arus lalu lintas.

Disiplin Personel Jadi Bagian dari Kualitas Pelayanan

Arahan pimpinan tersebut menempatkan disiplin internal dan pelayanan publik sebagai dua hal yang saling berkaitan. Personel yang disiplin diharapkan mampu menunjukkan sikap profesional ketika menjalankan tugas di tengah masyarakat.

Kerapian seragam, penampilan, sikap saat bertugas, hingga cara berkomunikasi dengan masyarakat menjadi bagian dari citra pelayanan kepolisian.

Karena itu, peningkatan kualitas pelayanan tidak cukup hanya dengan menambah kehadiran personel di jalan. Cara anggota memberikan pelayanan juga menjadi bagian penting yang menentukan pengalaman masyarakat saat berinteraksi dengan kepolisian.

Melalui pendekatan tersebut, Satlantas Polres Parepare diharapkan mampu menjaga keseimbangan antara ketegasan dalam menjalankan aturan dan sikap humanis ketika berhadapan dengan masyarakat.

Pengaturan lalu lintas pun diharapkan tidak berhenti pada upaya mengurai kepadatan kendaraan. Kehadiran petugas juga dapat menjadi ruang untuk membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya tertib berlalu lintas.

Pada akhirnya, kesiapan personel, kedisiplinan, dan komunikasi yang baik menjadi bagian dari upaya menjaga kelancaran arus lalu lintas di Kota Parepare.

Dengan penguatan tersebut, personel Satuan Lalu Lintas Polres Parepare diharapkan semakin siap menghadapi berbagai situasi di lapangan, termasuk perubahan volume kendaraan dan potensi kemacetan. Di sisi lain, masyarakat tetap menjadi bagian penting dalam menciptakan lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar.

×
Berita Terbaru Update